Dimana Berita Bertemu Integritas

Kapolda Jabar: Gugurnya Bripka Anditia Cerminan Nyata Pangabdian Anggota Polri

Koma.id – Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya Bripka Anditia Munartono dalam menjalankan tugas mulianya sebagai anggota Polri.

“Almarhum sangat berdedikasi dalam menyelamatkan nyawa orang lain, dan merupakan cerminan nyata pengabdian anggota Polri kepada masyarakat. Keberanian dan pengorbanannya menjadi teladan yang patut diapresiasi dan dikenang oleh kita semua, khususnya dalam menjaga nama baik institusi Kepolisian Republik Indonesia,” ujarnya, Rabu (8/1).

“Almarhum telah menunjukkan semangat Bhayangkara sejati dengan menempatkan kepentingan orang lain di atas keselamatan pribadi. Kami merasa kehilangan seorang pahlawan. Semoga pengorbanannya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu mengedepankan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” tuturnya.

Kisah pengorbanan Bripka Anditia menjadi bukti nyata dedikasi seorang polisi yang mengutamakan keselamatan orang lain di atas segalanya. Semoga amal dan pengabdiannya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Mari kita mengapresiasi dan mengenang pengorbanan Bripka Anditia Munartono, seorang pahlawan kemanusiaan yang memberikan segalanya demi menyelamatkan sesama,” pungkasnya.

Diketahui, telah terjadi insiden laka laut di Pantai Pangandaran, Jumat (3/1/2025) sore sekitar pukul 15.30 WIB, tepatnya di depan Hotel Century, Pos 4 Penjaga Pantai Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Dalam peristiwa tersebut, seorang anggota Polri, Bripka Anditia Munartono (35), gugur saat menjalankan tugas heroiknya menyelamatkan wisatawan yang nyaris tenggelam.

Bripka Anditia bersama Bripka Wahyu tengah berenang bersama keluarga di sekitar Pos 4 Pantai Barat Pangandaran. Mereka melihat seorang wisatawan, Sevina Azahra (14), dalam kondisi hampir tenggelam. Tanpa berpikir panjang, keduanya bergegas memberikan pertolongan.

Namun, ombak besar dan arus kuat membuat Bripka Anditia, wisatawan, serta saksi lain, Supri (48), terseret lebih jauh ke tengah laut, hingga sekitar 40 meter dari bibir pantai.

Bripka Wahyu berhasil menyelamatkan diri menggunakan boogie board. Sementara itu, Bripka Anditia dan Sevina baru berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang kebetulan berada di lokasi. Sayangnya, meski Bripka Anditia telah dilarikan ke RS Pandega, ia dinyatakan meninggal dunia di perjalanan.

Pihak medis menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan pada tubuh Bripka Anditia.

Korban, Bripka Anditia Munartono, adalah anggota Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota. Beliau lahir di Jakarta pada 31 Mei 1988 dan berdomisili di Tasikmalaya. Peristiwa heroik ini juga disaksikan oleh Bripka Wahyu, Sevina Azahra, dan Supri, seorang pedagang lokal.